Manchester United Bidik Kemenangan atas Sabah Sekaligus Ukir Rekor Eropa

1 hour ago 16

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester United membidik kemenangan saat mengawali kiprahnya di Liga Champions 2026/2027 dengan menghadapi wakil Azerbaijan, Sabah, di Stadion Old Trafford, Kamis (10/9/2026) pukul 20.00 waktu setempat atau Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi Setan Merah untuk memulai kompetisi Eropa dengan hasil positif.

Pertandingan tersebut sekaligus menjadi momen bersejarah bagi Manchester United. Duel melawan Sabah akan menjadi penampilan ke-300 mereka di kompetisi Eropa, menjadikan klub asal Inggris itu sebagai tim pertama dari negaranya yang mencapai jumlah tersebut.

Manchester United juga tercatat sebagai klub Inggris dengan penampilan terbanyak di Liga Champions, yakni 26 kali. Namun, catatan mereka dalam beberapa musim terakhir belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan dari salah satu klub besar Eropa tersebut.

Pada musim 2023/2024, United tersingkir pada fase grup. Dalam tujuh pertandingan terakhir mereka di fase grup atau fase liga Liga Champions, Setan Merah hanya meraih satu kemenangan dan menelan empat kekalahan.

Meski demikian, Old Trafford masih menjadi tempat yang cukup bersahabat bagi Manchester United ketika tampil di kompetisi Eropa. Mereka memenangkan enam pertandingan kandang Eropa terakhir dengan mencetak 20 gol.

Kiprah Eropa terakhir United berakhir dengan kekecewaan setelah mereka kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur pada final Liga Europa musim 2024/2025. Hasil tersebut memperpanjang penantian mereka untuk kembali meraih trofi di pentas Eropa.

Manchester United sendiri memiliki sejarah panjang di Piala Eropa/Liga Champions. Mereka telah tiga kali menjadi juara, masing-masing pada 1968, 1999, dan 2008. Namun, Setan Merah sudah cukup lama tidak mencapai fase gugur Liga Champions.

Penampilan terakhir Manchester United pada fase gugur kompetisi tersebut terjadi pada musim 2021/2022. Saat itu, perjalanan mereka terhenti di babak 16 besar setelah disingkirkan Atletico Madrid.

Musim ini, tantangan United di fase liga juga tidak ringan. Setelah menghadapi Sabah, pasukan Michael Carrick dijadwalkan bertemu Atletico Madrid, Como, AS Roma, Sporting Lisbon, RB Leipzig, Bayern Munchen, dan Villarreal.

Karena itu, pertandingan pembuka melawan Sabah menjadi kesempatan penting untuk mengamankan tiga poin. Hasil positif juga dibutuhkan United untuk membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi lawan-lawan yang memiliki pengalaman kuat di kompetisi Eropa.

Carrick juga membutuhkan respons dari anak asuhnya setelah United gagal mempertahankan keunggulan ketika menghadapi Everton di Liga Primer Inggris. Setan Merah harus puas dengan hasil imbang 2-2 setelah kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan.

Hasil tersebut membuat awal musim Manchester United belum berjalan sesuai harapan. Dari tiga pertandingan Liga Primer Inggris menghadapi Hull City, Ipswich Town, dan Everton, mereka baru mengumpulkan empat poin. Laga melawan Sabah pun menjadi kesempatan untuk bangkit sekaligus menjaga catatan positif di kandang Eropa.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |