REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Masjid Al Lathiif di Kampung Baru, Cilincing, Jakarta Utara, mulai dibangun kembali setelah sebelumnya dikenal sebagai Masjid Al Karomah. Pembangunan tersebut ditujukan untuk menyediakan tempat ibadah yang lebih layak bagi warga sekaligus mendukung kegiatan mengaji sekitar 75 anak yang selama ini berlangsung di masjid tersebut.
Masjid Nusantara (MN) bersama Cinta Qur’an Foundation (CQF) dan Kitabisa berkolaborasi dalam pembangunan kembali Masjid Al Lathiif. Dukungan pembangunan berasal dari donatur Dwi Ratna dan keluarga.
Prosesi groundbreaking pembangunan kembali Masjid Al Lathiif dilakukan pada Ahad (20/9/2026) dan dihadiri Dwi Ratna bersama keluarga. Dalam sambutannya, Dwi Ratna mengatakan pembangunan masjid diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dia berharap Masjid Al Lathiif nantinya menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman dan semakin banyak digunakan untuk kegiatan keagamaan.
Perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Lathiif, Ustadz Masnur, mengatakan kondisi lokasi masjid sebelumnya memiliki tantangan tersendiri. Menurut dia, bagian bawah masjid sebelumnya berada di atas air.
Dia berharap pembangunan kembali Masjid Al Lathiif dapat menghadirkan tempat ibadah yang lebih layak bagi masyarakat Kampung Baru.
Perwakilan Kitabisa, Muhammad Hibat, mengatakan relawan Kitabisa sebelumnya telah terlibat dalam kegiatan mengajar di Masjid Al Lathiif. Dia mengapresiasi kolaborasi dalam pembangunan kembali masjid tersebut.
Sementara itu, perwakilan CQF Bobby berharap masyarakat terus membuka ruang bagi kegiatan sosial dan pendidikan yang dilakukan CQF di Kampung Baru. Dia juga mengaitkan nama Al Lathiif yang berarti Maha Lembut dengan harapan agar masyarakat senantiasa memiliki hati yang lembut.
Perwakilan Masjid Nusantara, Suryati, mengatakan pembangunan kembali Masjid Al Lathiif diharapkan menjadi awal bagi hadirnya tempat ibadah yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kampung Baru.
“Mudah mudahan masjid ini akan menjadi cahaya dikampung ini, akan menjadi perantara lahirnya generasi sholeh sholehah,” kata Suryati.
Prosesi groundbreaking tersebut juga bertepatan dengan hari ulang tahun ayahanda Dwi Ratna. Dalam kesempatan itu, doa kebaikan dunia dan akhirat disampaikan untuk ayahanda.
Acara dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu bata pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan kembali Masjid Al Lathiif. Kegiatan ditutup dengan pemberian paket sembako kepada masyarakat sekitar.

2 hours ago
9
















































