Overthinking Bikin Capek? Ini 6 Cara Tetap Tenang di Hubungan Baru

2 hours ago 8

CANTIKA.COM, Jakarta - Pernah ngerasain saat baru berkencan dengan seseorang, lalu tanpa sadar kamu menganalisis setiap detail kecil tentang hubungan itu? Mulai dari cara dia membalas chat, nada suaranya, sampai arti di balik sikap sepele. Momen overthinking ini dialami banyak orang, terutama di fase awal hubungan.

Masalahnya, overthinking sering kali tidak memberi kejelasan, justru menambah kecemasan. Di tahap awal hubungan, keinginan untuk mengendalikan arah cerita membuat kita terus memikirkan kemungkinan masa depan, padahal belum tentu sesuai realitas.

Berikut enam cara sederhana untuk berhenti terlalu banyak berpikir alias overthinking dan menikmati hubungan baru dengan lebih tenang menurut Elizabeth Stone, pelatih percintaan dan pendiri Attract The One andLuxe Self.

1. Menganalisis tidak sama dengan mengendalikan

Banyak orang terlalu banyak berpikir karena merasa tidak punya kendali atas situasi. Analisis seolah memberi ilusi bahwa kamu bisa mengatur perasaan dan tindakan orang lain.

Padahal, dorongan untuk mengendalikan secara emosional sering membuat kita menarik kesimpulan yang keliru. Ironisnya, kekhawatiran berlebihan justru bisa menciptakan masalah yang sebelumnya tidak pernah ada.

2. Sadari bahwa overthinking bisa mencuri tiap momen 

Ketika pikiranmu terus berkutat pada apa yang sudah terjadi, seharusnya terjadi, atau apa artinya semua itu, kamu tidak benar-benar hadir.

Akibatnya, momen yang seharusnya dinikmati jadi kehilangan orisinalitas. Kamu tidak merasakan hubungan apa adanya, melainkan "tenggelam" dalam kecemasan dan asumsi.

3. Pahami overthinking bisa menghilangkan kesenangan dalam hubungan

'Apakah dia orang yang tepat atau bukan', terus-menerus memikirkan apakah dia akan menelepon, apakah dia benar-benar tertarik, atau mengapa dia bersikap tertentu akan mengikis keajaiban hubungan itu sendiri.

Jika kencan berjalan menyenangkan, bukankah lebih indah mengingat rasa gugup dan hal manis yang dia ucapkan, daripada menghabiskan berjam-jam membedahnya dengan praduga.

4. Fokus pada pengalaman, bukan hasil akhir

Di awal hubungan, kamu belum perlu tahu ke mana semuanya akan berakhir. Terlalu fokus pada hasil hanya membuatmu kehilangan proses. Hubungan yang sehat tumbuh dari pengalaman bersama, bukan dari prediksi yang dibuat terlalu dini.

5. Kurangi berbagi cerita di tahap awal

Jika setiap selesai kencan kamu langsung menceritakan semuanya ke teman-teman, coba tahan dulu. Tanpa terlalu banyak masukan, kamu akan lebih mudah melihat situasi apa adanya.

Bukan berarti kamu tidak boleh curhat jika ada hal yang benar-benar mengganggu. Namun, di fase awal hubungan, terlalu banyak opini dari luar bisa memperparah kecenderungan overthinking.

6. Bangun pengalihan perhatian yang sehat

Tetap menjalani hobi, minat, dan rutinitas pribadi, bahkan ketika hubungan terasa menyenangkan, adalah cara efektif untuk menjaga keseimbangan emosi. Pengalihan perhatian membantu kamu tetap hadir di momen sekarang.

Pilihan Editor: 13 Cara Berhenti Overthinking: Temukan Distraksi dan Bernapas Dalam-dalam

YOUR TANGO

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |