Percepatan Digitalisasi Jadi Strategi Utama Pemerintah untuk Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen

3 weeks ago 30

(Beritadaerah-Jakarta) Pemerintah menetapkan transformasi digital sebagai pilar utama dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, dengan target ambisius mencapai delapan persen. Pemanfaatan teknologi digital kini tidak lagi dianggap sebagai opsi tambahan, melainkan sudah menjadi fondasi strategis dalam menjalankan agenda pembangunan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, saat membuka ajang Digital Transformation Indonesia Conference and Expo (DTI-CX) 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa (6/8/2025).

Dalam sambutannya, Nezar menyampaikan bahwa pendekatan konvensional tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan ekonomi saat ini. Ia menegaskan bahwa peningkatan pemanfaatan teknologi digital harus diakselerasi agar bisa menjadi penggerak utama pertumbuhan dan efisiensi di berbagai sektor.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan investasi pada infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), yang menurut hasil riset, berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Bahkan, penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) disebutnya dapat mendongkrak produktivitas tenaga kerja secara konsisten.

Lebih jauh, transformasi digital disebut sebagai bagian penting dari Visi Indonesia Emas 2045. Dalam visi ini, Indonesia diharapkan mampu mengambil peran sentral dalam ekonomi digital kawasan Asia Tenggara melalui solusi digital yang inovatif dan relevan terhadap persoalan nyata.

Nezar menambahkan, visi tersebut tak hanya menyasar pertumbuhan ekonomi, tapi juga menekankan pentingnya inklusivitas. Masyarakat dari berbagai daerah, termasuk yang sebelumnya kurang terjangkau teknologi, didorong untuk turut ambil bagian dalam ekosistem digital yang sedang dibangun.

Ia menyatakan bahwa ke depan, peran inovasi digital tidak semata-mata berada di tangan pemerintah. Ekosistem yang sehat, lanjutnya, harus memungkinkan sektor swasta dan pelaku pasar berperan aktif dalam menciptakan solusi digital, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kepentingan publik.

Namun, pemerintah juga menyadari adanya tantangan berupa kesenjangan akses digital. Oleh sebab itu, upaya untuk memperluas infrastruktur digital, menguatkan keamanan siber, dan meningkatkan literasi digital terus digencarkan agar manfaat transformasi ini dapat dirasakan secara merata.

Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital telah menggulirkan Visi Indonesia Digital 2045, yang dirancang untuk membangun infrastruktur dan sumber daya manusia digital secara terintegrasi. Visi ini ditujukan untuk mendorong terciptanya pemerintahan digital, ekonomi digital yang tangguh, serta masyarakat yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui strategi ini, pemerintah berharap bisa mengakselerasi agenda transformasi nasional dan menjadikan digitalisasi sebagai katalis utama untuk pencapaian kemajuan Indonesia secara menyeluruh.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |