TEMPO.CO, Jakarta - Bersiap-siap balik ke Ibukota? Periode arus balik Lebaran 2025 akan terjadi mulai hari ini hingga 11 April 2025 mendatang. BUMN operator jalan tol PT Jasa Marga (Persero) TBK (JSMR) memperkirakan arus balik Lebaran 2025 diprediksi akan mencapai puncaknya pada tanggal 5 hingga 6 April 2025, yang bertepatan dengan H+2 hingga H+5 setelah Idul Fitri.
"Untuk perkiraan mungkin antara sekitar tanggal 5 atau tanggal 6 April untuk perkiraan (puncak) arus balik. Tentunya kita akan melakukan updating terus," kata Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano, Jum'at, 28 Maret 2025, dikutip dari Antara.
Serba-serbi Arus Balik Lebaran 2025
1. Volume Kendaraan Arus Balik 2025 Meningkat dari Tahun Sebelumnya
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Adapun volume lalu linas pada puncak arus balik diperkirakan mencapai 276 ribu kendaraan atau naik 62 persen terhadap volume lalu lintas normal, atau naik 3 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada puncak arus balik Lebaran 2024.
2. Strategi Arus Balik
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Latif Usman mengatakan, untuk arus balik yang akan digunakan adalah tol fungsional, yaitu Sadang (Japek II) yang akan keluar di daerah Bekasi Deltamas. Latif menyebutkan tol fungsional tersebut dapat dipergunakan saat arus balik setelah dilakukan koordinasi dengan Jasa Marga.
Sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi masih menunggu instruksi lanjutan dari Korlantas Polri menyangkut Pengoperasian Tol Jakarta-Cikampek atau Japek Selatan secara fungsional sebagai salah satu lintasan arus balik Lebaran tahun ini.
Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Mustopa mengatakan Operasi Ketupat 2025, pihaknya turut menyesuaikan dengan jalan tol fungsional termasuk rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan.
3. Persiapan Arus Balik
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyediakan sebanyak 479.218 tiket dengan 858 perjalanan untuk masa keberangkatan arus balik Lebaran nanti. Menurut Humas KAI Daerah Operasi 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko, tiket kereta api untuk perjalanan arus balik itu masih banyak yang belum ter-booking.
“Pantauan data sementara untuk arus balik, kapasitas tempat duduk tersedia, yang dapat dibeli masih cukup banyak. Sampai dengan saat ini baru terjual 39 persen,” kata dia dalam melalui keterangan resminya pada Minggu, 30 Maret 2025.
Untuk mengatasi lonjakan penumpang selama arus mudik Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta menambah total 380 perjalanan kereta api yang terdiri dari 255 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 125 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen. Dari total 380 kereta api tambahan tersebut, KAI menyediakan 194.260 tempat duduk.
4. Penutupan One Way
Sebelumnya, pemerintah resmi menutup pelaksanaan jalan satu arah atau one way nasional dari arah KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Tol Kalikangkung Semarang yang menandai berakhirnya puncak arus mudik.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan one way nasional untuk arus mudik di tol trans Jawa itu resmi selesai pada pukul 09.00 WIB, Ahad, 30 Maret 2025. Dudy menyampaikan saat ini pemerintah sedang bersiap menghadapi arus balik mudik Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025.
"Secara resmi sesuai dengan rencana, kami menutup pelaksanaan one way nasional pagi ini. Selanjutnya kami akan melakukan persiapan untuk arus balik Lebaran," kata Dudy melalui keterangan tertulis pada Ahad, 30 Maret 2025.
Sultan Abdurrahman, Dede Leni Mardianti dan Antara berkontribusi dalam tulisan ini.
Pilihan editor: Tips Berkendara Aman dan Nyaman Saat Arus Balik Setelah Mudik Lebaran