CANTIKA.COM, Jakarta - Film anime 5 Centimeters per Second merupakan salah satu karya paling ikonik dari sutradara Jepang Makoto Shinkai. Dirilis pada tahun 2007 dan akan ditayangkan kembali di 2026, film ini dikenal dengan visualnya yang puitis serta cerita yang dekat dengan realitas banyak orang: cinta yang perlahan memudar karena jarak dan waktu.
Berbeda dari film romantis kebanyakan, 5 Centimeters per Second tidak menawarkan kisah cinta manis yang berakhir bahagia. Sebaliknya, film ini menghadirkan potret hubungan yang terasa sangat manusiawi, sunyi, dan menyakitkan dalam diam.
Tentang Film 5 Centimeters per Second
Judul: 5 Centimeters per Second
Sutradara & Penulis: Makoto Shinkai
Tahun rilis: 2007
Durasi: Sekitar 63 menit
Genre: Drama, Romantis, Slice of Life
Judul film ini merujuk pada kecepatan jatuhnya kelopak bunga sakura, yang menjadi metafora utama tentang lambatnya perpisahan dalam sebuah hubungan, sekaligus cepatnya waktu mengubah perasaan manusia.
Sinopsis 5 Centimeters per Second
Film ini berfokus pada kehidupan Takaki Tno dan Akari Shinohara, dua sahabat masa kecil yang memiliki ikatan emosional sangat kuat. Sejak kecil, mereka memiliki banyak kesamaan dan sering menghabiskan waktu bersama, hingga benih-benih cinta mulai tumbuh di antara keduanya.
Namun, keadaan memaksa mereka berpisah ketika Akari harus pindah ke kota lain bersama keluarganya. Sejak saat itu, hubungan mereka hanya terjaga melalui surat dan kenangan, sementara jarak mulai menciptakan ruang yang sulit dijembatani.
Dibagi Menjadi Tiga Bab Cerita
5 Centimeters per Second terbagi menjadi tiga bagian yang saling terhubung dan menggambarkan fase kehidupan Takaki.
1. Cherry Blossom
Bagian pertama mengisahkan usaha Takaki untuk menemui Akari setelah lama terpisah. Perjalanan panjang di tengah salju menjadi simbol betapa sulitnya mempertahankan hubungan ketika jarak dan waktu mulai mengambil alih. Pertemuan mereka terasa hangat, namun juga dipenuhi kesadaran bahwa sesuatu telah berubah.
2. Cosmonaut
Cerita beralih ke masa remaja Takaki di sekolah menengah. Di sini, muncul karakter Kanae Sumida, seorang gadis yang diam-diam menyukai Takaki. Meski Kanae berusaha mendekat, Takaki tetap terjebak pada bayangan Akari dan masa lalu yang belum bisa ia lepaskan.
3. 5 Centimeters per Second
Bab terakhir memperlihatkan Takaki sebagai orang dewasa yang hidup di Tokyo. Meski tampak menjalani kehidupan normal, ia masih dihantui kenangan tentang Akari. Saat mereka kembali berpapasan di sebuah perlintasan kereta, momen singkat itu menjadi simbol penerimaan bahwa tidak semua cinta harus berakhir dengan kebersamaan.
Makna dan Pesan Emosional Film
Makoto Shinkai melalui film ini ingin menunjukkan bahwa cinta tidak selalu gagal karena kurangnya usaha, tetapi karena perubahan hidup yang tak bisa dihindari. 5 Centimeters per Second menggambarkan bagaimana manusia sering terjebak dalam kenangan, sementara dunia terus bergerak maju tanpa menunggu.
Film ini juga menyoroti kesepian, penyesalan, dan proses berdamai dengan masa lalu, tema-tema yang membuatnya relevan bagi penonton dewasa, khususnya mereka yang pernah merasakan cinta yang tak sampai.
Kenapa 5 Centimeters per Second Layak Ditonton
Film ini cocok untuk penonton yang menyukai cerita romantis realistis, visual indah, dan narasi yang reflektif. Tanpa dialog berlebihan, Makoto Shinkai membiarkan gambar, suasana, dan keheningan berbicara lebih banyak.
Hingga kini, film animasi 5 Centimeters per Second masih dianggap sebagai salah satu anime romance terbaik yang mampu meninggalkan kesan mendalam dan rasa sendu yang sulit dilupakan.
Pilihan Editor: Sekuel Film 5 cm Akan Hadir, Kisah Persahabatan Berlanjut?
IMDB | ROTTEN TOMATOES | NETFLIX
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.


















































