SIPA 2026 Perkuat Diplomasi Budaya, Solo Jadi Panggung Seniman Dunia

4 days ago 31
Selama tiga hari, 10-12 September 2026 Pamedan Pura Mangkunegaran berubah menjadi panggung dunia. Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 sukses mempertemukan seniman dari 5 negara dengan seniman lokal dalam semangat pertukaran budaya. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Selama tiga hari, 10-12 September 2026 Pamedan Pura Mangkunegaran berubah menjadi panggung dunia. Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 sukses mempertemukan seniman dari 5 negara dengan seniman lokal dalam semangat pertukaran budaya.

Memasuki tahun ke-18, SIPA 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu festival seni pertunjukan paling konsisten di Indonesia. Delegasi dari Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Selandia Baru, dan Malaysia tampil berdampingan dengan seniman dari berbagai daerah di Nusantara.

Direktur SIPA Ayu Irawati Kusumorasri menyebut festival ini adalah bentuk diplomasi budaya yang nyata. “Lewat seni, kita bicara tanpa batas bahasa. SIPA jadi jembatan Solo dengan dunia,” katanya.

Penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil kolaborasi SIPA Community, Pemkot Surakarta, Pura Mangkunegaran, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Kebudayaan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting agar ekosistem seni tidak hanya hidup saat event, tapi berkelanjutan.

Isu keberlanjutan juga jadi perhatian. Ira menekankan pentingnya peran swasta. Salah satunya dukungan dari pengusaha kuliner Puspo Wardoyo yang sudah beberapa tahun konsisten mendukung SIPA.

“Terima kasih Pak Puspo. Figur seperti beliau sangat kami butuhkan agar karya seni terus tumbuh. Kami berharap muncul lebih banyak ‘Puspo-Puspo’ lain yang mau mendukung kebudayaan. Karena ekosistem seni hanya bisa hidup kalau semua pihak bergerak bersama,” ujarnya. Ia berharap ke depan akan muncul lebih banyak pelaku usaha yang peduli pada budaya.

Dengan semangat kolaborasi itu, SIPA diharapkan tidak hanya jadi ikon Kota Solo, tapi juga inspirasi bagi daerah lain untuk menjaga dan memajukan warisan budaya melalui festival.

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |