CANTIKA.COM, Jakarta - Penuaan adalah proses alami yang harus diterima dengan anggun. Namun, sebagai individu, kita dapat mencoba untuk menua dengan baik dan mengambil langkah-langkah tertentu untuk mencegah penuaan dini.
Salah satu bagian tubuh yang paling terlihat dampaknya akibat penuaan adalah wajah. Dan karena wajah membentuk identitas banyak orang, orang sering khawatir tentang bagaimana memperlambat proses penuaan.
Melalui Instagram pada tanggal 1 April, Dr. Thomas Paloschi, seorang dokter medis yang ahli dalam manajemen penuaan preventif dan pengobatan fungsional, membagikan cara untuk melakukan hal tersebut.
Apa yang Menyebabkan Penuaan Dini?
Menurut Dr. Paloschi, penuaan wajah bukanlah proses yang dangkal. Proses ini dimulai di bawah kulit jauh sebelum kerutan pertama muncul, dan akibatnya, perawatan topikal saja tidak cukup untuk mengatasinya. Perubahan yang terlihat di permukaan wajah seiring bertambahnya usia berasal dari perubahan yang lebih dalam pada: Kerangka tulang, kompartemen lemak dalam, bantalan lemak superfisial, mempertahankan ligamen dan fasia, kolagen dan elastin dermal, dan engaruh kerangka tulang.
“Struktur kerangka wajah tidak tetap sama seiring bertambahnya usia,” kata Dr. Paloschi. “Bentuknya berubah. Studi menunjukkan pembesaran rongga mata, kehilangan tulang di bagian tengah wajah/rahang atas, dan pelebaran sudut rahang bawah, yang semuanya mengurangi dukungan yang menjaga jaringan tetap terangkat.” Namun, dokter tersebut percaya bahwa perubahan tersebut dapat diperlambat.
1. Pengaruh pergeseran kompartemen lemak
Seiring bertambahnya usia, "peta lemak" wajah seseorang berubah bentuk. Ini termasuk penyusutan bantalan lemak dalam dan migrasi bantalan lemak superfisial ke bawah, yang menghasilkan cekungan, kantung mata, dan lipatan di wajah. Beberapa penyebab di balik pergeseran ini dapat diperlambat, menurut Dr. Paloschi.
2. Efek Perubahan Kulit
“Dermis menipis seiring bertambahnya usia,” ungkap Dr. Paloschi, “Produksi kolagen melambat, elastin terfragmentasi, dan matriks ekstraseluler melemah, mengurangi kekencangan dan elastisitas.” Ia juga mencatat bahwa jalur seluler ini “dapat dipengaruhi.”
3. Pengaruh Radiasi UV
Penuaan wajah dipercepat oleh paparan radiasi ultraviolet. Menurut Dr. Paloschi, “Radiasi ini memecah kolagen , mengeraskan elastin, merusak DNA, dan mempercepat penuaan yang terlihat jauh lebih cepat daripada waktu itu sendiri.” Mendapatkan perlindungan terhadap sinar matahari setiap hari memperlambat proses tersebut.
4. Pengaruh Perubahan Hormon
Hormon memainkan peran penting dalam kesehatan kulit, jelas Dr. Paloschi. Misalnya, estrogen mendukung ketebalan kulit, kepadatan kolagen, dan hidrasi. Penurunan kadar estrogen yang cepat setelah menopause pada wanita, oleh karena itu, menyebabkan kekeringan, penipisan, dan penuaan dini pada kulit.
“Beberapa efek hormonal dapat dimodifikasi secara klinis melalui terapi penggantian hormon (HRT) yang tepat di bawah pengawasan medis,” kata dokter tersebut.
Cara Memperlambat Penuaan Wajah
Dr. Paloschi membagikan daftar cara yang diketahui dapat memperlambat penuaan wajah jika diterapkan. Cara-cara tersebut disajikan sebagai berikut.
Latihan kekuatan: mendukung struktur tulang dan kerangka wajah.
Protein: menjaga protein dermal dan jaringan lunak
Vitamin D: penting untuk pembentukan ulang tulang
Retinoid: meningkatkan kolagen dan memperbaiki tekstur kulit.
Tabir surya harian: memperlambat penuaan dini akibat paparan sinar matahari.
Terapi cahaya merah: meningkatkan produksi kolagen ringan.
Perbaikan penghalang: mengurangi kehilangan air dan peradangan
Glukosa stabil: mengurangi glikasi kolagen
Tidur (tujuh hingga delapan jam): mengoptimalkan perbaikan di malam hari
Mengurangi stres: mengurangi kerusakan kolagen
Hidrasi: mendukung kekenyalan kulit
Hindari sinar UV tengah hari: akselerator terkuat yang dapat dicegah
HINDUSTAN TIMES
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.


















































