Nasib Eleven di Serial Stranger Things Dipertanyakan, Ini Kata Sang Sutradara

1 day ago 24

CANTIKA.COM, Jakarta - Dibalik kekuatan telekinetik dan tatapan tajamnya, Eleven selalu menjadi jantung emosional Stranger Things. Belakangan nasib akhirnya di serial tersebut pun dipertanyakan banyak penggemar di media sosial dan di mana tak sedikit menyakini jika Eleven akan gugur saat menghancurkan Upside Down.

Bicara soal nasib Eleven, sutradara serial Stranger Things Mike Duffer sempat mengisyaratkan bahwa kisah cinta karakter tersebut justru berujung bahagia. Lalu, benarkah Eleven  berhasil meloloskan diri dengan bantuan saudara perempuannya lalu memulai hidup baru di sebuah desa kecil dengan tiga air terjun bertingkat? “Yang ingin kami soroti adalah bagaimana Eleven menghadapi realitas setelah semua yang terjadi, serta upayanya untuk kembali menjalani kehidupan yang terasa normal,” jelas Matt Duffer dalam waancaranya bersama Netflix pada 31 Desember.

Mike digambarkan sebagai sosok paling optimistis, seseorang yang memilih untuk memegang harapan dan percaya pada kisah yang diyakininya, namun sutradara Ross Duffer membiarkan akhir perjalanan Eleven mengambang. Bukan memberi kepastian, Ross menuturkan bahwa sosok Eleven akan selalu hadir dalam ingatan dan perasaan, terlepas dari apakah keberadaannya masih nyata atau hanya hidup sebagai kenangan yang tak tergantikan. Ia melanjutkan, bagaimanapun pihak berwenang masih memburu Eleven dengan ambisi menghidupkan kembali proyek rahasia yang selama ini menjadi sumber kekuatannya dan dalam situasi seperti itu, mustahil baginya kembali berkumpul dan hidup bebas bersama lingkaran terdekatnya. “Bagi kami dan tim penulis, menghapus kekuatannya bukan pilihan,” ujar Ross Duffer.

Peran Eleven

Ross Duffer menambahkan baginya, Eleven adalah personifikasi kekuatan magis, yang merepresentasikan keajaiban dan imajinasi masa anak-anak. Menurutnya Eleven pun harus melangkah pergi agar perjalanan para karakter dapat berlanjut dan kisah Hawkins serta Upside Down mencapai penutup yang utuh. “Kami merasa akan lebih baik jika para karakter memilih untuk tetap menggenggam harapan akhir yang bahagia, meski kami sengaja tidak memberi kepastian apakah harapan itu benar-benar terjadi,” ucapnya. Terakhir, penutup cerita serial ini menjadi sebuah cara hangat untuk menandai akhir dari perjalanan mereka, sekaligus sebagai simbol transisi dari masa anak-anak menuju kedewasaan.

Memasuki detik-detik akhir episode final, terjadi percakapan penuh emosi saat Mike memberi tahu teman-temannya, Will, Dustin, Max, dan Lucas bahwa Eleven yang tampak berdiri di depan portal Mac-Z adalah sekadar ilusi yang dibuat agar sang saudari bisa meloloskan diri dari kejaran militer Amerika.
Seiring rangkaian adegan yang memperlihatkan langkah Eleven menjauh hingga akhirnya tiba di sebuah desa terpencil, kelompok sahabat itu menahan haru dan dengan suara bergetar berbisik satu kalimat penuh keyakinan: “Aku percaya.”

Pilihan Editor: Instalasi Stranger Things di Blok M Kini Wajib Registrasi Online, Antusiasme Penggemar Membludak

TSABITA SIRLY KAMALIYA I ENEWS

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |