REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum, anggota keluarga penguasa Dubai yang dikenal melalui kiprahnya di bidang keamanan, bisnis, sepak bola, olahraga air, dan pacuan kuda, wafat pada 21 September 2026 dalam usia 76 tahun.
Sheikh Ahmed lahir di Dubai pada 1950. Ia merupakan putra keempat sekaligus putra bungsu mendiang Sheikh Rashid bin Saeed Al Maktoum. Ia juga merupakan adik laki-laki dari Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.
Kecintaannya terhadap olahraga telah tumbuh sejak usia muda. Pada 1962, Sheikh Ahmed menjadi pelindung sekaligus presiden Klub Al Zamalek yang kemudian berganti nama menjadi Al Wasl. Di bawah kepemimpinannya, Al Wasl berkembang menjadi salah satu institusi olahraga terkemuka di Uni Emirat Arab (UEA).
Selain olahraga, Sheikh Ahmed menjalani karier panjang dalam pengabdian kepada negara. Setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Militer Kerajaan Sandhurst, Inggris, ia bergabung dengan Komando Militer Pusat Dubai pada 1975.
Kariernya di bidang keamanan kemudian terus berkembang. Sheikh Ahmed dipercaya menjadi komandan Komando Militer Pusat Dubai dan menjabat sebagai Wakil Ketua Kepolisian dan Keamanan Publik Dubai.
Jejak Sheikh Ahmed di dunia pacuan kuda juga menjadi bagian penting dari warisannya. Pada 1983, Wassl meraih kemenangan di Irish 2,000 Guineas dengan warna balap kuning-hitam khas Sheikh Ahmed.
Kesuksesan tersebut berlanjut melalui Mtoto yang meraih sejumlah kemenangan bergengsi, termasuk Eclipse Stakes pada 1987 dan 1988 serta King George VI and Queen Elizabeth Stakes pada 1988.
Sheikh Ahmed juga memiliki kontribusi besar dalam pengembangan olahraga air di Dubai. Pada 1988, ia memainkan peran utama dalam mendirikan Dubai International Marine Club dan menjadi ketua pertamanya. Klub tersebut kemudian memperoleh pengakuan internasional dalam olahraga air kompetitif.
Di bidang pacuan kuda, Sheikh Ahmed turut membantu merancang dan mendirikan Arena Balap Jebel Ali bersama pelatih Dhruba Selvaratnam. Lintasan dan tribun arena tersebut dibangun pada 1990, sebelum musim balap pertamanya dimulai pada 1991.
Kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi Dubai juga berlangsung dalam jangka panjang. Dubai Real Estate Centre didirikan pada 1991 dan mengembangkan portofolio yang mencakup ribuan unit hunian, komersial, ritel, dan industri.
Pada 2019, Sheikh Ahmed mengonsolidasikan investasinya melalui A.R.M. Holding yang bergerak di sejumlah sektor, termasuk real estat, perhotelan, perbankan, dan teknologi.
Warisan Sheikh Ahmed di dunia pacuan kuda terus berlanjut hingga beberapa tahun terakhir. Salah satu kuda yang menorehkan prestasi adalah Addeybb, yang memenangi British Champion Stakes serta tiga balapan Grup 1 di Australia pada 2020.
Kuda-kuda yang berada di bawah kepemilikannya juga terus meraih kemenangan di level tertinggi hingga 2026. Prestasi tersebut melanjutkan warisan Sheikh Ahmed di dunia pacuan kuda yang telah berlangsung selama lebih dari empat dekade.
Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum wafat pada 21 September 2026 dalam usia 76 tahun. Kepergiannya meninggalkan perjalanan panjang dalam pengabdian kepada UEA, dengan kontribusi yang mencakup keamanan, bisnis, sepak bola, olahraga air, hingga pacuan kuda.
Warisan tersebut menjadi bagian dari perjalanan perkembangan Dubai dan dunia olahraga UEA selama lebih dari setengah abad

1 hour ago
21
















































