CANTIKA.COM, Jakarta - Aktris, Rachel Amanda berakting di film terbarunya garapan Aco berjudul Suka Duka Tawa. Kali ini ia menjadi tokoh utama, Tawa. Sosok baru yang bisa dibilang mengalami fatherless, ia sejak kecil tinggal hanya berdua bersama ibunya. Namun Tawa menyimpan lukanya itu dan beralih menjadi stand up comedy. Aco mengatakan film panjang kali ini sengaja ia bumbui dengan komedi karena ia merasa lebih memberikan empati kepada masalahnya.
Kisah Tawa dalam Suka Duka Tawa
Tawa diperankan oleh Rachel Amanda yang sejak kecil ditinggal oleh ayahnya karena ayahnya ingin menjadi pelawak terkenal. Ia merasa kecewa karena setelah sang ayah sukses, malah meninggalkan Tawa dan ibunya. Ia meluapkan amarah yang dipendampnya melalui jokes atau lawakan yang selalu membawa kejelekan ayahya.
Walaupun nama ayahnya menjadi jelek karenanya, Tawa mulai berani mengobati luka yang ia miliki, mulai dapat tertawa bahagia seperti teman-temannya, dan kecanduan dengan dunia komika. Namun saat Tawa lebih mengenal ayahnya, hubungan dengan sang ibu yang diperankan Marissa Anita mulai renggang. Dari sini konflik keluarga tersebut dimulai.
Amanda Belajar Jadi Komika
Sutradara film Suka Duka Tawa, Aco Tenri, bersama pemeran Rachel Amanda dan Marissa Anita ketika berkunjung ke kantor redaksi Tempo, Palmerah, Jakarta, 17 Desember 2025. Tempo/Gunawan Wicaksono
Amanda sudah lama mengenal Aco bahkan sejak SMA, ia awalnya merasa dijebak oleh Aco karena diminta untuk tampil mendadadi panggung Pandji Pragiwaksana. Untungnya Amanda sudah memiliki pengalaman menonton stand up comedy perempuan, mereka juga menceritakan kesalahan yang dibuatnya tapi dibalut dengan komedi, seperti Aci Resti, Ligwina Hananto, Sakdiyah Ma’ruf, hingga Boah. Saat itu ia tampil tanpa persiapan, dan lucunya semua orang sudah mengetahui bahwa Amanda akan tampil, hanya dirinya yang tidak tahu.
Tiga hari sebelum tampil, Amanda panik karena baru diberi tahu jadwalnya untuk open mic, lalu ia segera menghubungi Aco untuk meminta saran. Akhirnya ia bekerja sama dengan Aco, Dani Beler, dan Aci Resti untuk memulai kelas komedi. Dalam waktu yang singkat itu Amanda mendapat rumus dari Dani Beler mengenai pemakaian premis, punchline, dan build up. Lalu dari Aci Resti ia belajar materi stand up comedy juga dapat berawal dari keresahan diri sendiri.
Amanda merasa gugup dan gemetar saat menaiki panggung untuk berkomedi. Namun ia bangga terhadap orang-orang yang memiliki keberanian untuk naik panggung dan open mic memulai komedi, karena menurutnya mental untuk naik ke atas panggung dan tahu orang punya ekspektasi lucu adalah level yang beda dari sekadar menjadi pembawa acara.
“Ternyata mereka tuh merancang itu dan itu kan skill yang menurutku keren banget karena nggak semua orang punya. Makanya stand up tuh sebenernya ya bagaimana orang-orang itu mempunyai skill menulis yang bagus. Dan karena itu sama aja kayak belajar nulis ya, jadi kan kayak lo juga harus belajar ngerunutin logika dan premisnya apa. Kayak kalau kepanjangan dikit tuh orang bakal lupa dengan background cerita lo tuh apa sebelum punchline," ungkapnya.
Kelanjutan Amanda Berkomedi
Menurut Aco, Amanda akan memulai open mic lagi dengan penampilan spesial selama setengah jam jika telah mencapai satu juta penonton. Namun Amanda membantahnya karena ia masih merasa sangat gugup dan gemetar di atas panggung. Ia merasa waktu seakan berhenti dan menjadi sangat lama saat ia menjajal komedi di atas panggung.
“Hah? kok cuma dua menit sih?” waktu gue ngelihat di waktu. Sedangkan open mic kan rata-rata pada dimainin di tiga, lima, enam menit gitu. Jadi, ya nanti dulu deh. Nanti aku panik,” pungkasnya.
Pilihan Editor: Yang Dilakukan Rachel Amanda Demi Dalami Peran Tina di Klub Kecanduan Mantan
TSABITA SIRLY KAMALIYA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

















































