Cha Eun Woo Didesak Mundur dari Band Militer

8 hours ago 13

GELOMBANG protes terhadap aktor dan penyanyi Cha Eun Woo kian memanas. Meski bintang serial Island ini telah mengkonfirmasi pelunasan tunggakan pajaknya, publik Korea Selatan kini menuntut tindakan tegas dari kementerian pertahanan. Sebuah petisi daring muncul, mendesak agar posisi istimewa Cha Eun Woo di band militer segera dicopot.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sentimen negatif ini mencuat setelah rincian mengenai dugaan penghindaran pajak melalui perusahaan cangkang terbongkar ke publik, tepat saat ia tengah menjalani masa wajib militer.

Gugatan Moral di Tengah Pengabdian

Sorotan publik kini tertuju pada Badan Media Pertahanan (DEMA), tempat Cha Eun Woo bertugas sebagai anggota band militer. Dilansir dari Allkpop, muncul petisi resmi yang meminta pihak militer meninjau kembali penempatan anggota grup K-pop ASTRO itu. Para pembuat petisi menilai bahwa seorang figur publik yang tersandung kasus hukum finansial berskala besar tidak layak mendapatkan posisi "wajah" militer yang prestisius.

"Keberadaan seseorang yang terlibat skandal pajak dalam korps band militer dapat mencederai moralitas prajurit lain dan merusak citra militer di mata masyarakat," bunyi salah satu poin dalam tuntutan publik tersebut.

Menanggapi tekanan ini, pihak militer dilaporkan mulai mengambil langkah preventif. Sejumlah video promosi yang menampilkan Cha Eun Woo sebagai narator maupun penampil di kanal YouTube resmi militer mulai ditarik atau dialihkan menjadi privat guna meredam kritik lebih lanjut.

Bantahan atas Tudingan "Wamil Pelarian"

Selain masalah posisi di band militer, publik juga mencurigai waktu keberangkatan wajib militer Cha Eun Woo pada Juli tahun lalu. Banyak pihak menuding bahwa keputusannya masuk militer adalah taktik untuk menghindari pengawasan ketat Layanan Pajak Nasional (NTS).

Namun, dalam pernyataan resminya yang dilansir dari The Korea Times, Cha Eun Woo membantah keras anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa jadwal pendaftarannya murni karena batasan usia dan kewajiban warga negara, bukan upaya pelarian hukum.

"Pendaftaran saya bukanlah pilihan yang disengaja untuk menghindari kontroversi. Tahun lalu, saya mencapai titik di mana saya tidak bisa lagi menunda pendaftaran, meskipun penyelidikan pajak masih berlangsung pada saat itu," kata Cha Eun Woo dalam keterangannya.

Kronologi Skandal dan Pelunasan Pajak

Akar dari petisi ini bermula dari hasil audit NTS yang menemukan bahwa Cha Eun Woo menggunakan perusahaan manajemen satu orang—yang didaftarkan atas nama ibunya—untuk meminimalkan beban pajak. Praktik ini dianggap sebagai pengalihan pendapatan pribadi menjadi pajak korporasi yang jauh lebih rendah.

Dilansir dari The Korea Herald, Cha Eun Woo akhirnya membayar pajak tambahan senilai 13 miliar won (sekitar Rp 153 miliar). Meski pembayaran telah dilakukan, publik menganggap tindakan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kesalahan yang seharusnya berimbas pada statusnya di militer.

"Saya menghormati prosedur dan kesimpulan dari Layanan Pajak Nasional (NTS). Saya telah membayar seluruh pajak terkait secara penuh agar tidak ada lagi kebingungan yang berlanjut," tulisnya dalam permintaan maaf yang ditujukan kepada penggemar.

Dilema Disiplin Militer

Hingga saat ini, Kementerian Pertahanan Nasional Korea Selatan belum memberikan pernyataan resmi mengenai apakah Cha Eun Woo akan dipindahkan ke unit tugas aktif biasa (infanteri) atau tetap di band militer. Di Korea Selatan, isu keadilan dalam wajib militer adalah hal yang sangat sensitif.

Para pengamat industri hiburan menilai, jika kementerian tidak merespons petisi ini dengan transparan, kasus ini bisa berkembang menjadi skandal diskriminasi perlakuan terhadap artis di dalam barak militer.

"Saya percaya tanggung jawab ini ada pada saya. Saya akan meninjau setiap aspek aktivitas masa depan saya dengan standar yang lebih ketat," tulis Cha Eun Woo dalam pernyataan penutupnya, mencoba meredakan ketegangan publik.

ANDARA ANGESTI

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |