Aceh Besar Perkuat Peran Kepsek Genjot Mutu Pendidikan Lewat Seminar Internasional

4 hours ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH, – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Besar menggelar seminar internasional secara daring untuk memperkuat peran kepala sekolah dalam menggenjot mutu pendidikan. Kegiatan yang diikuti 185 kepala sekolah dari jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP Negeri ini bertujuan membekali para pemimpin satuan pendidikan menghadapi tantangan masa depan.

Plt Kadisdikbud Aceh Besar, Agus Jumaidi, menegaskan bahwa tantangan pendidikan saat ini menuntut kepala sekolah tidak hanya menjalankan fungsi administratif. Mereka harus mampu membangun visi, memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, serta menciptakan perubahan positif di lingkungan sekolah.

"Seiring perkembangan teknologi, kepala sekolah harus menjadi pemimpin yang visioner, adaptif, inovatif, dan mampu menggerakkan seluruh warga sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan," kata Agus Jumaidi di Banda Aceh, Rabu.

Narasumber Internasional dan Nasional

Dalam seminar tersebut, Disdikbud Aceh Besar menghadirkan dua narasumber kompeten. Narasumber pertama adalah Dr. Shahrinizam Mohd Amin dari Malaysia, yang saat ini berkiprah sebagai Pensyarah di Universiti Muhammadiyah Malaysia. Narasumber kedua adalah Dr. Muhammad Aulia, Ketua Program Studi Doktor Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala.

Kedua narasumber menjelaskan peran sentral seorang kepala sekolah sebagai pemimpin. Mereka menekankan bahwa kepala sekolah harus memiliki visi yang jelas, mampu memotivasi warga sekolah, mengelola perubahan, serta mendorong inovasi agar institusi pendidikan mampu menghadapi tantangan masa depan.

Agus menambahkan, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi para kepala sekolah untuk memperkuat peran sebagai pemimpin perubahan. Mereka diharapkan mampu menciptakan budaya sekolah yang inovatif dan kolaboratif, membangun suasana kerja positif, memotivasi guru, serta memberikan apresiasi terhadap dedikasi para pendidik.

Refleksi Nilai Pengabdian Guru

Seminar yang merupakan bagian dari Peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ini juga menyampaikan pesan mendalam tentang profesi guru. Agus mengingatkan bahwa kemuliaan profesi guru tidak hanya dilihat dari apa yang diterima saat menjalankan tugas, tetapi juga dari ilmu dan kebaikan yang diwariskan kepada peserta didik.

"Nilai ilmu yang bermanfaat tersebut menjadi refleksi penting bagi para pendidik. Ilmu yang diberikan kepada peserta didik dapat terus memberikan manfaat dan menjadi bagian dari amal yang berkelanjutan," ujarnya.

Oleh karena itu, semangat meningkatkan kesejahteraan guru hendaknya berjalan beriringan dengan kesadaran akan besarnya nilai pengabdian. Guru bukan hanya mengajar, tetapi turut membangun karakter, menanamkan nilai, dan mewariskan ilmu bagi generasi yang akan datang.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Besar.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |