AHY Khawatir Pidatonya Disalahartikan: Demokrat Ingin Pemerintahan Berhasil

2 hours ago 19

Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026) malam WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan penegasan terkait pidato politik yang disampaikannya empat hari sebelum perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat. Dia mengungkapkan, pidato yang ditujukan untuk menyemangati kader internal sekaligus meneguhkan kembali nilai perjuangan partai, malah disalahpahami sebagai bentuk kritikan ke pemerintah.

AHY mengaku, khawatir pidatonya tersebut menimbulkan salah paham hingga mengundang kritik dari partai koalisi. "Pada kesempatan yang baik ini, izinkan saya mempertegas isi dari pidato politik tersebut karena saya khawatir ada yang salah tafsir," kata AHY dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026) malam WIB.

Dia pun menegaskan, posisi Demokrat di pemerintahan Presiden RI sangat jelas. Partainya selalu mendukung kebijakan pemerintah dan berkepentingan RI 1 berhasil menjalankan roda pemerintahan. "Posisi Demokrat jelas. Posisi Demokrat jelas. Kami ingin pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil," kata AHY dalam acara yang dihadiri Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka itu.

Menurut AHY, pidato politik yang disampaikannya empat hari sebelumnya tidak dimaksudkan untuk mengganggu soliditas pemerintahan. Dia menyebut, pidato yang disampaikannya merupakan bagian dari refleksi dan kontemplasi dalam momentum ulang tahun Demokrat.

"Empat hari yang lalu, Bapak Presiden, sebagai bagian dari refleksi dan kontemplasi di hari ulang tahun partai, saya menyampaikan pidato politik, maksudnya sederhana. Kami ingin menyemangati kader. Kami ingin meneguhkan kembali nilai-nilai dan jati diri perjuangan Demokrat. Serta memastikan seluruh kader memahami tanggung jawab kita hari ini sebagai bagian dari pemerintahan," ujar AHY.

Dia menegaskan kembali, Demokrat ingin menjadi bagian dari solusi selama berada di pemerintahan. Tidak ada keinginan bagi Demokrat untuk menganggu jalannya pemerintahan. "Sebagai bagian dari pemerintahan, Demokrat tidak ingin hanya berdiri di pinggir lapangan. Kami ingin menjadi bagian dari solusi. Kami tidak hanya ingin menunjuk masalah, tetapi kami ingin turut bekerja menyelesaikannya," kata AHY menegaskan.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |