BPJS Kesehatan Dorong Skrining 14 Penyakit Guna Antisipasi Komplikasi

1 hour ago 13
BPJS Kesehatan Solo berkomitmen memperkuat perlindungan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satunya melalui penguatan layanan promotif dan preventif. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM BPJS Kesehatan Solo berkomitmen memperkuat perlindungan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satunya melalui penguatan layanan promotif dan preventif.

Upaya strategis yang dilakukan yakni mendorong perluasan jangkauan skrining kesehatan dari enam menjadi 14 jenis penyakit. Menurut Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Fatma Kurniawati, upaya ini guna mengimplementasikan Permenkes Nomor 3 Tahun 2023.

“Perluasan skrining kesehatan untuk mendeteksi dini risiko penyakit kronis yang memiliki angka kasus besar di masyarakat namun sebenarnya dapat dicegah. Diantaranya kencing manis (DM), hipertensi, stroke, jantung iskemik, kanker payudara, kanker leher rahim, hingga hepatitis,” bebernya, Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, nasyarakat dipermudah mengakses layanan skrining kesehatan. Peserta dapat melakukan skrining kesehatan secara mandiri melalui aplikasi Mobile JKN, website resmi BPJS Kesehatan, maupun layanan chat Pandawa.

“Peserta cukup menjawab 49 pertanyaan untuk mengetahui gambaran risiko kesehatan mereka secara instan. Apabila hasil skrining menunjukkan adanya risiko kesehatan, peserta disarankan segera berkonsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar untuk mendapatkan tindak lanjut medis,” imbuh Fatma.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan Program Rujuk Balik (PRB). Program PRB secara khusus dirancang untuk memudahkan pasien penderita penyakit kronis yang sudah stabil agar tetap rutin mendapatkan obat di layanan kesehatan primer tanpa perlu mengantre di rumah sakit setiap bulan.

“Melalui kemudahan akses ini, kepatuhan pengobatan pasien diharapkan meningkat sehingga risiko komplikasi berat dapat ditekan seminimal mungkin,” tukas Fatma. *

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |