Dari Kesetaraan Menuju Dampak, Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan

6 hours ago 16

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai strategi keberlanjutan GoZero% - Sustainability Action by Telkom Indonesia, melalui pilar Empower Our People.

TelkomGroup mengimplementasikan prinsip Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (DEI) secara terukur dan berkelanjutan guna memperkuat organisasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tengah percepatan transformasi digital.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, kesetaraan gender merupakan fondasi membangun organisasi inklusif dan mampu menghadirkan keberagaman perspektif. Telkom percaya, perempuan Indonesia punya potensi dan kemampuan sangat besar.

‘’Yang dibutuhkan kesempatan setara untuk berkembang, mengaktualisasikan diri, serta mengambil peran strategis dalam kepemimpinan. Ketika akses itu dibuka, perempuan bisa memberi kontribusi nyata mendorong inovasi, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya dalam keterangan, Selasa (21/4/2026).

Komitmen tersebut tecermin dalam capaian yang terukur. Pada tahun 2025, proporsi perempuan di TelkomGroup mencapai 31,7 persen dari total karyawan, dengan 21 persen di antaranya menempati posisi manajerial.

Ke depan, TelkomGroup menargetkan peningkatan keterwakilan perempuan hingga 32 persen dari total karyawan dan 27 persen di level manajerial pada 2030 sebagai bagian dari strategi DEI yang terarah.

Penguatan kepemimpinan perempuan juga terlihat di berbagai lapisan organisasi. Pada 2025, keterwakilan perempuan di tingkat manajemen senior mencapai 14,0 persen, manajemen madya 23,2 persen, dan level pengawas 33,4 persen.

Di sisi lain, TelkomGroup terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan pada fungsi strategis, termasuk revenue-generating function sebesar 8,3 persen serta bidang Sains, Teknologi, Rekayasa/Engineering, dan Matematika (STEM) sebesar 8,1 persen untuk memperluas akses perempuan di sektor berbasis teknologi.

Lebih dari itu, TelkomGroup menghadirkan wujud nyata pemberdayaan perempuan melalui representasi kepemimpinan di tingkat tertinggi.

Kehadiran Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mencerminkan perempuan berperan aktif mendorong transformasi digital sekaligus membangun budaya kerja yang inklusif.

Kiprahnya juga mendapat pengakuan melalui penghargaan Excellent Mom in Digital Transformation and Regional Connectivity Leadership pada Wonder Mom Awards 2025 serta Perempuan Inspiratif Awards 2025, yang semakin menegaskan peran perempuan di garis depan industri telekomunikasi digital.

Sejalan dengan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang terus hadir dalam konteks masa kini, Dian menekankan pemberdayaan perempuan harus dimaknai sebagai upaya membuka akses setara terhadap peluang dan kemajuan.

“Di era digital, konektivitas menjadi jembatan penting agar perempuan semakin berdaya. Dengan akses seluas-luasnya terhadap informasi, pengetahuan, dan peluang, perempuan bisa lebih maju dan berkembang,” pungkas Dian.

Selain aspek representasi, TelkomGroup memastikan ekosistem kerja yang mendukung produktivitas perempuan. Penyediaan fasilitas seperti Telkom Daycare dan ruang laktasi menjadi bagian dari komitmen perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga perempuan dapat menjalankan peran profesional secara optimal sebagai bagian dari talenta unggul perusahaan.

Melalui pendekatan terintegrasi, TelkomGroup terus memperkuat budaya kerja yang setara, termasuk melalui berbagai inisiatif pengembangan talenta perempuan dan dukungan komunitas internal.

Upaya ini diyakini mampu menghadirkan perspektif yang lebih beragam dalam pengambilan keputusan sekaligus mempercepat transformasi organisasi secara konsisten.

Dengan komitmen yang kuat terhadap prinsip gender equality dan empowering women, TelkomGroup tidak hanya membangun organisasi yang lebih tangguh, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |