Pintu Lift Terkunci, 12 Mahasiswi UAD Terjebak hingga Damkar Turun Tangan

16 hours ago 9
Ilustrasi lift | pixabay

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sistem keselamatan lift di lingkungan kampus kembali dipertanyakan setelah belasan mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) harus mengalami momen mencekam saat terjebak di dalam lift yang tiba-tiba berhenti dan terkunci. Insiden ini terjadi di Gedung Kampus 1 UAD, Jalan Kapas, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Senin (20/4/2026) siang.

Sebanyak 12 mahasiswi berada di dalam lift ketika alat transportasi vertikal itu mendadak berhenti di antara lantai 5 dan lantai 4. Situasi tersebut sontak memicu kepanikan, terlebih ruang sempit dengan sirkulasi udara terbatas membuat kondisi di dalam lift semakin tidak nyaman.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, Argo, yang ikut dalam proses evakuasi, mengungkapkan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 12.20 WIB, tepat setelah aktivitas perkuliahan usai.

“Baru saja bergerak dari lantai 5 mau turun ke lantai 4, tiba-tiba lift berbunyi (alarm) dan berhenti mendadak. Pintu lift langsung nge-lock (terkunci) dari luar,” ujarnya.

Suara teriakan minta tolong dari dalam lift sempat terdengar hingga ke luar, menandakan kondisi di dalam mulai tidak kondusif. Pihak keamanan kampus kemudian melakukan pengecekan melalui CCTV dan memastikan adanya gangguan teknis pada lift tersebut.

Upaya penanganan awal sebenarnya telah dilakukan oleh teknisi internal kampus. Namun, usaha membuka pintu secara manual tidak membuahkan hasil meski sudah berlangsung sekitar setengah jam.

“Pihak kampus sudah berusaha menangani sekitar 30 menitan, cuma tidak bisa mengatasi karena kunci manual lift-nya ternyata tidak bisa digunakan,” lanjut Argo.

Melihat kondisi yang kian mendesak, terutama karena keterbatasan udara di dalam lift, pihak kampus akhirnya meminta bantuan Damkarmat. Tim yang datang langsung melakukan tindakan cepat menggunakan alat khusus untuk membuka paksa pintu lift.

“Setiba dil lokasi kami langsung eksekusi pintu lift dengan spreaders manual, dan butuh waktu pengerjaaan sekitar 15 menit sampai terbuka,” katanya.

Setelah pintu berhasil dibuka, seluruh mahasiswi akhirnya dapat dievakuasi dalam keadaan selamat, meski sempat mengalami kepanikan. Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengecekan rutin serta sistem keamanan lift, khususnya di lingkungan dengan mobilitas tinggi seperti kampus. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |