CANTIKA.COM, Jakarta - KB Pascapersalinan (KBPP) merupakan salah satu upaya nyata dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) yang saat ini masih berkisar di angka 189 per 100.000 kelahiran hidup menurut data Sensus Penduduk Long Form 2020. Melalui KBPP, pengaturan jarak dan jumlah kehamilan yang aman diupayakan untuk melindungi kesehatan ibu dan menjamin keselamatan kehamilan serta persalinan berikutnya.
“KBPP diharapkan menjadi bagian dari cara untuk menekan angka kematian ibu dan anak, juga mencegah terjadinya stunting karena ini merupakan bagian dari kebijakan yang harus terus-menerus dikerjakan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji dalam siaran pers yang diterima Cantika, 6 Januari 2026.
Hal ini sejalan dengan yang disampaikan dokter kandungan Muhammad Dwi Priangga, salah satu narasumber dalam talkshow Berbagi Praktik Baik Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi dalam rangka Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) secara luring di kantor Kemendukbangga/BKKBN dan daring melalui Zoom dan Youtube @kemendukbangga_bkkbn.
“KBPP bisa menurunkan risiko kehamilan yang terlalu sering karena jarak kehamilan dijaga sehingga dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak,” tutur Priangga.
Ia juga menjelaskan bahwa KBPP dapat diberikan dalam kurun waktu 0-42 hari pasca bersalin dengan menggunakan metode KB modern yang tidak mengganggu proses laktasi (bagi ibu menyusui).
Talkshow "Berbagi Praktik Baik Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi" dalam rangka Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) secara luring di kantor Kemendukbangga/BKKBN dan daring melalui Zoom dan Youtube @kemendukbangga_bkkbn. Foto: Dok. Kemendukbangga
Deretan Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan KB
Pada talkshow ini turut dihadirkan beberapa narasumber yang telah berinovasi dan berhasil meningkatkan kualitas pelayanan KB, serta mendapatkan apreasiasi.
Antara lain Inovasi TRISULA (Triple Intervensi Saat Ibu Hamil dan Persalinan) diinisiasi oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah dan diimplementasikan di Kabupaten Sigi, yang berarti tombak bermata tiga yang memiliki filosofi tiga konsep upaya peningkatan capaian KBPP, yaitu 100 persen ibu hamil mendapatkan konseling terkait KBPP; 70 persen ibu pascapersalinan menggunakan KBPP; dan 50 persen ibu pascapersalinan yang menggunakan KBPP Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
“Dengan inovasi Trisula, capaian KBPP meningkat. Semula sekitar 37,58 persen di Juli 2025, kini di Desember 2025 telah mencapai 105,29 persen,” ujar Liana Dewi Taufiq, pemapar dari Tim Kerja Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Inovasi BINTANG (Bersama MKJP, Ibu Tenang, Anak Tumbuh Gemilang) dipelopori bidan Rahmi Dwiyati, S.ST., Bd dari Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Dhiaulhaq Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. “Inovasi ini dikembangkan karena adanya tantangan utama, yaitu stunting dan rendahnya cakupan KB MKJP,” ucap Rahmi dalam acara tersebut.
Dalam inovasi Bintang, terdapat beberapa kegiatan pendukung, antara lain PANDU (Pelayanan KB Terpadu), SAPA (Sistem Alarm Pengingat Akseptor), POJOK (Pojok Baca Ruang Edukasi Mandiri), REKAT (Ruang Edukasi Komunikasi Ayah Teladan), SAHABAT (Kader Pendamping Nifas), WARISAN (Wariskan Risalah Kebaikan untuk Menjadikan Keluarga Idaman), KOPI PASAL (Kondom Pil Paket Persalinan), TERANG (Terbitkan Akta Kelahiran, KK, dan KIA Sekarang). Hadir pula akseptor KBPP asal Kota Tangerang, Banten, Febryana Nurahmah, yang memberikan testimoni terkait KB Pascapersalinan yang digunakan.
Pilihan Editor: Begini Cara Mengetahui Pil KB Kedaluwarsa
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.
















































