Persijap Jepara Tanpa Tekanan Hadapi Persib Bandung

4 hours ago 13

PELATIH Persijap Jepara, Mario Lemos, menegaskan timnya tetap akan tampil maksimal saat menghadapi Persib Bandung pada laga terakhir Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu, 23 Mei 2026. Meski sudah memastikan bertahan di Super League musim depan, Lemos mengatakan Persijap tetap ingin menutup musim dengan hasil positif.

Persijap sebelumnya memastikan aman dari degradasi setelah bermain imbang 0-0 melawan Borneo FC pada pekan lalu. “Kami memastikan posisi aman untuk tetap bertahan di Super League, kami telah mencapai target utama kami,” kata Lemos dalam konferensi pers di Stadion GBLA, Jumat, 22 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Persijap saat ini menempati peringkat ke-13 klasemen sementara dengan 35 poin. Raihan itu sudah tidak mungkin dikejar tiga tim terbawah, yakni Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak.

Meski datang tanpa tekanan, Lemos memastikan anak asuhnya tidak akan bermain santai saat menghadapi Persib yang tengah memburu gelar juara. Menurut dia, setiap tim di Super League tentu memiliki keinginan untuk mengalahkan Maung Bandung. “Kami tidak menganggap pertandingan ini berbeda dari pertandingan sebelumnya,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Lemos mengatakan laga melawan Persib menjadi kesempatan bagi timnya untuk melakukan sejumlah rotasi pemain. Ia menyebut Persijap akan mencoba beberapa pemain baru setelah sebelumnya juga melakukan hal serupa saat menghadapi Borneo FC. “Ini adalah kesempatan bagi kami untuk melakukan rotasi dan mencoba beberapa pemain baru. Kami sudah melakukannya saat melawan Borneo, dan melawan Persib kami juga bisa membuat beberapa perubahan,” katanya.

Ia menambahkan, Persijap tetap akan berusaha tampil kompetitif meski menghadapi salah satu tim terkuat di kompetisi musim ini. “Saya rasa dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi. Tentu saja kami tahu bahwa di Bandung, Persib adalah tim yang sangat tangguh dan sangat kuat. Namun, kami datang tanpa tekanan, kami akan mencoba yang terbaik,” ujar Lemos.

Menurut dia, kekuatan Persijap musim ini terletak pada kerja sama tim, disiplin, dan organisasi permainan yang rapi. Ia juga menegaskan timnya tidak memikirkan kepentingan lain di luar pertandingan, termasuk soal peluang menggagalkan Persib menjadi juara. “Kami menghormati pertandingan ini,” kata dia.

Sementara itu, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memastikan timnya tidak berada dalam tekanan menjelang laga penentuan gelar juara. Persib hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan trofi Super League musim ini. “Saya pikir tidak ada tekanan sama sekali untuk pertandingan besok. Kami tahu setiap pertandingan itu penting, dan kami sudah siap,” ujar Bojan.

Pelatih asal Kroasia itu mengatakan para pemain Persib telah memahami tugas masing-masing dan siap menjalankan instruksi di lapangan. Karena itu, ia tidak merasa perlu memberikan motivasi berlebihan menjelang pertandingan. “Saya tidak khawatir soal kondisi mental pemain, karena mereka semua sudah siap dan tahu apa yang harus dilakukan di laga ini,” katanya.

Bojan menilai hal terpenting saat ini adalah menjaga ketenangan tim agar tetap bermain sesuai rencana. “Saya bahkan tidak perlu terlalu memotivasi pemain, karena mereka sudah tahu tugasnya. Justru sekarang yang penting adalah menjaga mereka tetap tenang dan fokus,” ujarnya.

Ia juga menyinggung catatan positif Persib yang belum terkalahkan dalam 18 pertandingan terakhir. Menurut dia, rentetan hasil itu membuat kepercayaan diri pemain semakin meningkat menjelang laga penentuan musim ini. “Setelah kami hampir tidak mengalami kekalahan sejak pertandingan tahun lalu, mungkin sekitar 18 pertandingan sampai kemarin di Makassar, tentu ini membuat pemain semakin percaya diri,” kata Bojan.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |